Untung Rugi Jualan Jajanan Di Trotoar

Berjualan Jajanan atau makanan atau barang pada hakekatnya profesi yang baik. Akan tetapi kalau berjualan di trotoar atau mengambil space di ruang yang harusnya tidak untuk jualan, sepertinya kurang bijaksana dan merugikan banyak orang, terutama pejalan kaki. Tidak hanya merugikan orang lain, tapi kalau disadari sebenarnya jualan di trotoar itu berbahaya.

Makan di pinggir jalan lebih nikmat
Makan Jajanan di pinggir jalan kadang memang menambah kenikmatan. Selain murah, konsumen juga dapat bonus pemandangan jalan raya yang dinamis. Kalau beruntung malah ada tambahan bonus bau gorong-gorong yang kadang tercium seiring semilir hembusan angin. Semakin nikmatlah suasana membangkitkan selera makan.

Trotoar untuk pejalan kaki
Sebenarnya trotoar itu kan fungsinya untuk pejalan kaki, bukan untuk berjualan. Para pejalan kaki ini sudah bener-bener nggak punya ruang untuk bergerak, terutama di kota besar seperti Jakarta. Bayangkan saja, kondisi trotoar di kota besar kebanyakan sudah habis untuk jualan pedagang kaki lima. Belum lagi kalau ada pot-pot besar atau pohon yang posisinya ditengah trotoar, makin mempersempit ruang berjalan. Hal ini diperparah dengan kondisi jalan yang macet, para pengendara motor juga tidak sungkan merebut hak pejalan kaki, dengan mengendarai motornya diatas trotoar demi menghindari macet. Pada akhirnya pejalan kaki terpaksa harus berjalan di bahu jalan, inilah yang membuat berbahaya. Bisa menyebabkan kecelakaan.

Hal itu bisa diantisipasi kalau semua orang satu pikiran, nggak Cuma yang jualan yang diberi larangan, tapi konsumen semua kompak, untuk nggak jajan di pinggir jalan, pasti pedagang juga mikir, kalau dagangannya nggak laku, dan tidak akan berjualan lagi di trotoar.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan yang Baik

Pembelajaran IPA SD

Model Pembelajaran CTL